Jangan Mencela dan Memaki Setan

Hobi nonton sinetron ? Ada satu pelajaran yang umum diajarkan di sinetron – sinetron kita saat ini. Yakni, pelajaran mencela dan memaki alias misuh. Padahal, sejak dulu bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah dan murah senyum. Konon, bangsa – bangsa lain didunia kagum kepada Bangsa Indonesia yang punya smiling face atau wajah penuh senyum itu. Tetapi, rasanya kok tidak kita temukan smiling face itu dikebanyakan sinetron kita. Sadar ataupun tidak, perlahan kita sebagai pemirsa, juga mulai terbiasa mencela dan memaki. Setidaknya, toleran terhadap sikap buruk itu.

Di sisi lain, percaya atau tidak, kebiasaan suka mencela dan memaki itu akan merugikan kita, kalau suatu saat kepepet menghadapi penampakan makhluk ghaib. Kok bisa ?

Kita sudah tahu, jurus pertama menghadapi jin adalah “ jangan panik “. Ada orang yang menyarankan untuk memaki – maki saja jin pengganggu itu untuk menunjukkan bahwa kita tidak takut.

“ Jin jelek lu ! Lu sama gue tinggian gue derajatnya ! Rumah lu di neraka ! kasihan deh luuu ! bilang saja begitu kalau ketemu penampakan, “ saran seseorang yang terkenal pemberani.

Memang, kesannya kita jadi terlihat berani. Boleh jadi, setan yang kita maki – maki itu akan ketakutan melihat kita. Apalagi, sejatinya memang mereka juga takut kalau menghadapi kita. Tetapi jangan lupa, akal busuk mereka lebih busuk dari yang kita duga.

Itu sebabnya Nabi Muhammad SAW melarang umatnya mencaci maki setan. Sabda Nabi SAW : “ Janganlah kalian mencaci setan. Tetapi, berlindunglah kepada Allah SWT dari kejahatannya. “ ( H.R  Ad Dailami dan di sahihkan oleh Al Albani ).

Di sinilah terletak mulianya akhlak Islam. Jangankan kepada orang baik – baik, kepada setan yang jelas – jelas musuh besar saja, seorang muslim diperintahkan untuk tidak mencela dan mencaci – maki.

Imam Al – Munawi dalam kitabnya Faidhul Qadir menjelaskan alasan mengapa tidak boleh mencaci – maki setan. Kata beliau, “ Karena dengan mencaci – maki setan, kita tidak akan selamat dari gangguannya dan juga tidak akan membuatnya jera untuk memusuhi kita. Tetapi, dengan berlindung kepada Allah SWT dari kejahatannya, itu adalah tindakan yang tepat. Karena, Allah lah yang menguasai setan dan yang kuasa untuk menolak makar setan dari hamba- hamba yang dikehendaki-Nya.”

Analognya, kalau kita bertemu preman yang galak, tidak usahlah memaki – maki dia. Sebab, makian kita tidak akan membuatnya pergi. Bahkan, bisa – bisa dia jadi makin galak. Lebih baik, hindari dan cari perlindungan dari gangguannya.

Cari perlindungan. Inilah Jurus ketiga ketika menghadapi penampakan. Perlindungan dari siapa ?  Minta bantuan dukun dan orang pintar ?? huuusss….. itu tindakan paling ngawur !!!

wallahu a’lam bishawab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: